Minggu, 15 November 2015

Sumber Daya di Internet



Internet memiliki banyak sumber daya, sebagaimana diperlihatkan pada tabel berikut :
Sumber Daya
Keterangan
E-mail
Digunakan untuk melakukan pertukaran surat elektronis
Newsgroup
Forum diskusi.
Mailing List
Kelompok diskusi dengan mengunakan surat elektronis.
IRC (Internet Relay Chat)
Fasilitas yang memungkinkan pemakai melakukan dialog dalam bentuk bahasa tertulis secara interaktif.
Telnet
Fasilitas yang memungkinkan pemakai melalukan koneksi (login) ke suatu sistem komputer.
FTP (File Transfer Protocol)
Saran untuk melakukan transfer berkas dari komputer lokal ke suatu komputer lain atau sebaliknya.
Gopher
Perangkat yang memungkinkan pemakai untuk menemukan informasi yang terdapat pada server gopher melalui menu yang bersifat hierarkis.
Archie
Perangkat yang dapat digunakan untuk melakukan pencarian baerkas pada situs FTP
Veronica (Very Easy Rodent-Oriented Netwide Index to Computer Archieves)
Merupakan kemampuan tamabahan yang dipakai untuk melakukan pencarian pada situs-situs gopher.
WAIS (Wide Area Information Servers)
Perangkat yang digunakan untuk melakukan pencarian data pada internet yang dilaksanakan dengan menyebutkan nama basis data dan kata kunci yang dicari.
World Wide Web
Sistem yang memungkinkan pengaksesan informasi dalam internet melaui pendekatan hypertext.

Mengenal Alamat IP



Sebagaimana diketahui, internet adalah jaringan maharaksasa di dunia ini. Lalu, bagaimana komputer-komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut dapat dikenali antara satu dengan yang lain? Hal ini dipecahkan dengan masing-masing komputer yang dapat diakses oleh pemakai internet memiliki alamat IP (Internet Protocol) yang bersifat unik (dalam arti tidak ada yang kembar). Cara ini dapat dibayangkan seperti pemberian alamat pada setiap rumah, sebuah rumah dapat diidentifikasi dengan mudah.
Alamat IP terdiri atas bagian prefix dan bgian suffix. Misalkan sebuah komputer memilki alamat IP 192.5.48.3. maka bagian prefixnya adalah 192.5.48, sedangkan bagian suffixnya adalah 3, hal ini berarti komputer tersebut adalah komputer nomor 3 dalam jaringan beralamat 192.5.48.
Namun, cara menetukan prefix dan suffix pada setiap alamat IP tidaklah sama. Hal tersebut tergantung dari keelas alamat IP yang digunakan dalam jaringan tersebut.
Beberapa kelas alamat IP sebagai berikut :
Kelas Alamat IP
Desimal Awal
Banyaknya komputer yang bisa diletakkan dalam jaringan
A
0 sampai 127
16777216
B
128 sampai 191
65536
C
192 sampai 223
256

Beberapa Alamat IP Khusus
Prefix
Suffix
Kegunaan
Semuanya 0
Semuanya 0
Digunakan pada saat proses booting
Bebas kecuali 127
Semuanya 0
Alamat jaringan
Bebas kecuali 127
Semuanya 1
Digunakan pada saat proses broadcast langsung
Semuanya 1
Semuanya 1
Digunakan pada saat proses broadcast terbatas. Biasnya terjadi saat sebuah komputer baru saja dinyalakan
127
Bebas
Untuk proses loopback address
 Referensi :
Kadir, Abdul, Terra CH. Triwahyuni, 2012, Pengenalan Teknologi Informasi, Penerbit

Andi : Yogyakarta

Cara Mengakses Internet


Cara Mengakses Internet
Ada berbagai cara untuk mengakses internet. Warung Internet (warnet) merupakan salah satu sarana yang memungkinkan orang yang tidak memiliki komputer untuk mengakses internet dengan mudah. Seseorang cukup datang ke tempat tersebut dan mengakses internet dengan basis pembayaran berdasarkan jumlah jam akses. Cara kedua adalah dengan menggunakan sarana internet yang telah terpasang pada perusahaan tempat pegawai bekerja atau kampus tempat mahasiswa belajar. Alternatif ketiga yaitu dengan cara berlangganan dan mengakses internet di rumah.
Secara prinsip, hubungan ke internet dilakukan melalui ISP (Internet Servive Provider), yaitu perusahaan yang melayani koneksi ke internet. Beberapa contoh ISP di Indonesia : INDO.NET, Indosat.NET, dan Nusantara Net. Koneksi dapat dilakukan atas dasar jumalah jam akses atas hak pakai selama 24 jam per hari. Akses melalui telepon biasanya didasarkan pada jumlah jam akses, sedangkan akses melaui jalur sewa memberikan hak pakai untuk terkoneksi ke internet selama 24 jam per hari karena didasarkan pada biaya sewa per bulan. Akses seperti ini biasa dilakukan pada perusahaan atau kampus yang menyediakan layanan internet. Adapun koneksi yang digunakan pada warnet umumnya menggunakan media mikrogelombang (misalnya Wave LAN). Layanan terbaru untuk mengakses internet dilakukan melalui jaringan TV kabel (TV yang dihubungkan melaui kabel). Cara akses terakhir ini umumnya ditawarkan di kota-kota besar dan dikenal dengan sebutan internet kabel. Pemakai cukup membayar sewa yang relatif murah (ratusan ribu per bulan) dan biasanya disertai dengan basis menggunakan saluran-saluran TV satelit seperti CNN dan Discovery Channel.
Perlu diketahui, komunikasi ke internet melalui jalur telepon memiliki kecepatan antara 14,4 Kbps dan 56 Kbps. Media lain menawarkan kecepatan yang lebih tinggi, berkisar antara 54 Kbps sampai 10 Mbps.
Jika kita ingin mengakses internet dengan komputer pribadi di rumah, maka peralatan yang dibutuhkan yaitu :
1.      Komputer
Anda harus mempunyai komputer yang memiliki spesifikasi yang cukup untuk menjalankan internet (misalnya menggunakan komputer prosessor Intel Celeron atau Pentium 4 dengan kecepatan di atas 1,7 GHz). Untuk sistem operasi bisa digunakan Windows XP Profesional SP 2 atau Linux.
2.      Modem
Modem kependekan dari Modulator Demodulator adalah perangkat yang berfungsi untuk mengubah sinyal digital pada komputer menjadi sinyal analog dan sebaliknya dengan transmisi melalui kabel atau sinyal telepon. Dengan alat ini memungkinkan untuk koneksi internet melalui jaringan telepon (dial-up).
a.       Koneksi menggunakan kabel telepon
·         Perangkat internal (Modem PCI)
·         Komponen eksternal (Modem USB)
b.      Koneksi tanpa kabel
Modem GSM USB, Modem CDMA USB, Mdem GSM PCMCA, Modem CDMA PCMCA
3.      Account Internet
Anda harus memperoleh account internet dari service provider yang anda pilih untuk dapat log-in ke internet. Service provider adalah perusahaan yang menyediakan layanan internet. Untuk anda yang menggunakan Modem GSM atau CDMA (koneksi tanpa kabel) dapat menghubungi operator seluler untuk mengetahui user name, password, nomor telepon dial-up, dan nama ISP.

Referensi :
Kadir, Abdul, Terra CH. Triwahyuni, 2012, Pengenalan Teknologi Informasi, Penerbit

Andi : Yogyakarta