Sebagaimana diketahui, internet adalah jaringan
maharaksasa di dunia ini. Lalu, bagaimana komputer-komputer yang terhubung
dalam jaringan tersebut dapat dikenali antara satu dengan yang lain? Hal ini
dipecahkan dengan masing-masing komputer yang dapat diakses oleh pemakai
internet memiliki alamat IP (Internet Protocol) yang bersifat unik
(dalam arti tidak ada yang kembar). Cara ini dapat dibayangkan seperti
pemberian alamat pada setiap rumah, sebuah rumah dapat diidentifikasi dengan
mudah.
Alamat IP terdiri atas bagian prefix dan bgian suffix.
Misalkan sebuah komputer memilki alamat IP 192.5.48.3. maka bagian prefixnya
adalah 192.5.48, sedangkan bagian suffixnya adalah 3, hal ini berarti komputer
tersebut adalah komputer nomor 3 dalam jaringan beralamat 192.5.48.
Namun, cara menetukan prefix dan suffix pada setiap
alamat IP tidaklah sama. Hal tersebut tergantung dari keelas alamat IP yang
digunakan dalam jaringan tersebut.
Beberapa kelas alamat IP sebagai berikut :
|
Kelas Alamat IP
|
Desimal Awal
|
Banyaknya komputer yang bisa diletakkan dalam jaringan
|
|
A
|
0 sampai 127
|
16777216
|
|
B
|
128 sampai 191
|
65536
|
|
C
|
192 sampai 223
|
256
|
|
Beberapa Alamat IP Khusus
|
||
|
Prefix
|
Suffix
|
Kegunaan
|
|
Semuanya 0
|
Semuanya 0
|
Digunakan pada saat proses booting
|
|
Bebas kecuali 127
|
Semuanya 0
|
Alamat jaringan
|
|
Bebas kecuali 127
|
Semuanya 1
|
Digunakan pada saat proses broadcast langsung
|
|
Semuanya 1
|
Semuanya 1
|
Digunakan pada saat proses broadcast terbatas. Biasnya
terjadi saat sebuah komputer baru saja dinyalakan
|
|
127
|
Bebas
|
Untuk proses loopback address
|
Referensi :
Kadir, Abdul, Terra CH. Triwahyuni, 2012, Pengenalan Teknologi Informasi, Penerbit
Andi : Yogyakarta
Andi : Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar